“ MEMPERTAHANKAN KESELAMATAN.”
" Karena itu saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung " 2 Petrus 1:10.
" Janganlah menyimpang kekanan atau kekiri, jauhkan kakimu dari kejahatan. " Amsal 4:27
Berapa batas waktu bagi seseorang bertahan dalam iman ? Jawabanya pasti bervariasi ada 1 tahun , 2 tahun , 10 tahun, atau cuma 3 bulan, atau lebih singkat lagi.
Seorang pendeta berkata seperti ini kepada saya, " Saya dahulu bekerja di dunia sekuler. Kamu tahu kan betapa beratnya bekerja di dunia sekuler itu ? Tetapi setelah saya menjadi orang kristen, ternyata ada pekerjaan yang lebih berat dari itu ?"
Saya balik bertanya, " apa itu ?" Pendeta itu berkata , " Mepertahankan keselamatan."
Kalau anda menjadi seorang kristen, camkan bahwa anda wajib berjuang untuk mempertahankan kesalamatan anda, Oh ya, saya percaya akan kasih karunia ALLAH yg menopang kita. Saya percaya akan kekuatan ALLAH yg turun atas kita. Saya percaya akan campur tangan ALLAH dalam hidup kita supaya kita tidak tersandung. Tetapi masih ada orang kristen yang iman nya berguguran. Masalahnya di mana ? Masalahnya adalah kita tidak mengerjakan apa yang menjadi bagian kita ?.
Pertama, menjauhi kejahatan. Salomo berkata, " Janganlah menyimpang ke kanan dan kekiri, jauhkan kakimu dari kejahatan. " Amsal 4:27
Siapa yang dapat menghalangi kaki anda kepada kejahatan ? Tidak ada, Meskipun ALLAH sendiri yang berbisik kepada anda, saya tidak yakin kalau anda akan menurutinya. jadi yang penting disini adalah kemauan dengan kuat untuk menjauhi kejahatan. Langkah pertama itu yang penting untuk menentukan ke langkah-langkah berikutnya. Kebanyakan orang kristen masuk kedalam persoalan, sebab ia tidak bijak memilih langkah yg pertama. Maksud saya begini ada kasus seseorang yang jatuh dalam dosa perzinahan dengan mantan pacarnya, sebab apa yang di lakukannya adalah fatal pada langkah pertama. Mulanya dia iseng menelepon mantan pacarnya itu, akhirnya obrolan yang mulanya biasa itu menjadi obrolan yang mesra dan menjadi cinta kembali, dan akhirnya tidak bisa mengontrol diri lagi.
Kedua, mendekat kepada ALLAH. Alkitab berkata, " Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dg segala titah MU :segala jalan dusta aku benci " Mazmur 119:128. Semakin anda mendekat pada ALLAH, semakin anda akan membenci jalan dosa. Sebab hidup Anda dipenuhi dengan hadirat ALLAH. ….AMEN.
TUHAN YESUS memberkati Anda dan Keluarga….AMEN.
Dengarkan Tuhan dan Carilah Inspirasi dari-Nya
Tuhan Yesus sang Juru Selamat ku ... Tak akan Hilang sampai selamnya hingga akhir hidupku ... Amen, Haleluya ...
Salom.
Facebook Badge
Yang Rajin ya teman-teman Gereja dan membaca firman Tuhan
Tetap Satu di Dalam Kristus Tuhan Kita
Amen.......
All about me !
- Ridho Tobing
- Dumai, Riau, Indonesia
- 1.berani untuk berinisiatif 2.tepat waktu 3.senang melayani dan memberi 4.membuka diri terlebih dahulu 5.senang bekerja sama dan membina hubungan baik dengan para teman dan saudara 6.senang mempelajari hal-hal baru 7.jarang mengeluh 8.berani menanggung resiko 9.tidak menunjukkan kekhawatiran (berpikir positif setiap saat) 10."comfortable in their own skin" Untuk saat ini, yg paling terpening adalah iman kepada Tuhan bahwa Dia-Lah yg memberi Keselamatan kp umat manusia di Kayu Salib..
Arsip Blog
-
▼
2010
(229)
-
▼
Oktober
(29)
- MEMPERTAHANKAN KESELAMATAN
- Kisah Anjing Kecil
- Menabur dan Menuai...
- SUDUT PANDANG YANG LAIN
- " PERHATIKAN PAKAIANMU "
- Satu Jam Tanpa Dosa
- Jadi orang pintar atau bodoh
- Sang Juara
- KEDATANGAN TUHAN YESUS
- Cinta dan Pernikahan
- ~~ Kasih menurut INJIL~~
- " ALLAH BERFIRMAN."
- GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM)
- KORBAN KESELAMATAN
- KATA-KATA TERLARANG
- Jadilah seperti pensil
- SUDAH CUKUP?
- Jadilah Org Yg bijak :)) By : MC
- TAK DAPAT DIPISAHKAN
- Butir padi simbol kasih
- DI PIKUL OLEH IMAM
- BAHASA CINTA
- Kerelaan Menerima
- ~~ Kasih menurut INJIL ( 3 ) ~~
- Segala yang Ber_NAPAS, Pujilah Tuhan...
- SUARA TUHAN
- VOICES GOD
- Empat Obat Mujarab/Four panacea
- " Semua ada aturannya."
-
▼
Oktober
(29)
Menjumpai Malaikat.
Web Favourite
- Hendri Rena
- http://192.168.1.250:8080/webaplikasi-stmik-dumai
- http://bdg.centrin.net.id
- http://christianinspirational.org
- http://diskusiweb.com
- http://gmail.com
- http://ilmukomputer.com
- http://indiana.edu
- http://internetworldstats.com
- http://ithoost.blogspot.com
- http://shef.ac.uk
- http://sony-ak.com
- http://tip.psychology.org
- http://ww.irchelp.com
- http://www.a2zpsychology.com
- http://www.ANUGERAH.net
- http://www.elexmedia.co.id
- http://www.geocities.com
- http://www.gscripts.net
- http://www.hotscripts.com/php
- http://www.koncodewe.com
- http://www.mediakita.com
- http://www.mediakita.com
- http://www.netbeans.org
- http://www.psy.pdx.edu
- http://www.ptcpi.com
- http://www.renungan-spirit.com
- http://www.ship.edu
- http://www.sitepoint.com
- http://www.soisystems.com
- http://www.stmik-amik-dumai.com
- http://www.transmediapustaka.com
- http://www.valdosta.edu
- http://www.yahoo.com
- http://yahoogroups.com
Senin, 04 Oktober 2010
Kisah Anjing Kecil
Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kata kuda itu : "Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya", ujarnya dengan sinis.
Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi di kandang sebelah berkata : "Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di sini", dengan nada mencemooh.
Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya, saya memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu, kayanya kamu memang benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini."
Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu, sambil menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata bagaimana dia telah memberikan telur, kucing bangga bagaimana dia telah mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang itu. Semua binatang sepakat kalau si anjing kecil itu adalah mahluk tak berguna dan tidak sanggup memberikan kontribusi apapun kepada keluarga itu.
Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, sedih rasanya sudah yatim piatu, dianggap tak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi.....
Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu menyimak keluh kesah si anjing kecil itu. "Saya tidak dapat memberikan pelayanan kepada keluarga disini, sayalah hewan yang paling tidak berguna disini."
Kata anjing tua itu : "Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu, tetapi bodoh sekali jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan."
Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan tampak amat lelah karena perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya, menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah, pemilik ladang dan anjing kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa ria.
Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat dan mengelus-elus kepalanya, serta berkata : "Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua jadi sirna, bila kau menyambutku semesra ini, kamu sungguh yang paling berharga di antara semua binatang di ladang ini, kecil kecil kamu telah mengerti artinya kasih........."
Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain karena memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya.....Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang lain, karena orang yang tinggi hati akan direndahkan dan orang yang rendah hati akan ditinggikan.
Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi di kandang sebelah berkata : "Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di sini", dengan nada mencemooh.
Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya, saya memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu, kayanya kamu memang benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini."
Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu, sambil menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata bagaimana dia telah memberikan telur, kucing bangga bagaimana dia telah mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang itu. Semua binatang sepakat kalau si anjing kecil itu adalah mahluk tak berguna dan tidak sanggup memberikan kontribusi apapun kepada keluarga itu.
Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, sedih rasanya sudah yatim piatu, dianggap tak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi.....
Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu menyimak keluh kesah si anjing kecil itu. "Saya tidak dapat memberikan pelayanan kepada keluarga disini, sayalah hewan yang paling tidak berguna disini."
Kata anjing tua itu : "Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu, tetapi bodoh sekali jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan."
Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan tampak amat lelah karena perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya, menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah, pemilik ladang dan anjing kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa ria.
Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat dan mengelus-elus kepalanya, serta berkata : "Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua jadi sirna, bila kau menyambutku semesra ini, kamu sungguh yang paling berharga di antara semua binatang di ladang ini, kecil kecil kamu telah mengerti artinya kasih........."
Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain karena memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya.....Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang lain, karena orang yang tinggi hati akan direndahkan dan orang yang rendah hati akan ditinggikan.
Menabur dan Menuai...
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya (Galatia 6:7)
Pemain bisbol, Roy Hobbs, berkata dalam film The Natural, "Sebagian kesalahan memiliki dampak yang harus Anda tanggung seumur hidup."
Berabad-abad lalu, Paulus menangkap pemahaman yang sama dalam hukum universal tentang menabur dan menuai. Ia berkata, "Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya" (Galatia 6:7). Keputusan kita kerap memiliki jangkauan dan dampak yang tak pernah kita bayangkan. Dengan demikian, perkataan Rasul Paulus mengingatkan kita untuk mengambil keputusan dengan bijaksana.
Keputusan yang kita ambil hari ini menghasilkan konsekuensi yang akan kita tuai esok hari. Jauh lebih baik menghindari dosa sejak awal daripada kelak harus bergumul untuk mengatasi akibat dosa.
Ya Tuhan, kami membutuhkan hikmat-Mu untuk menolong kami mengambil keputusan yang benar, dan pengampunan-Mu bila kami mengambil keputusan yang buruk...
SEBUAH ALASAN UNTUK MELAKUKAN HAL BENAR HARI INI
ADALAH HARI ESOK
Pemain bisbol, Roy Hobbs, berkata dalam film The Natural, "Sebagian kesalahan memiliki dampak yang harus Anda tanggung seumur hidup."
Berabad-abad lalu, Paulus menangkap pemahaman yang sama dalam hukum universal tentang menabur dan menuai. Ia berkata, "Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya" (Galatia 6:7). Keputusan kita kerap memiliki jangkauan dan dampak yang tak pernah kita bayangkan. Dengan demikian, perkataan Rasul Paulus mengingatkan kita untuk mengambil keputusan dengan bijaksana.
Keputusan yang kita ambil hari ini menghasilkan konsekuensi yang akan kita tuai esok hari. Jauh lebih baik menghindari dosa sejak awal daripada kelak harus bergumul untuk mengatasi akibat dosa.
Ya Tuhan, kami membutuhkan hikmat-Mu untuk menolong kami mengambil keputusan yang benar, dan pengampunan-Mu bila kami mengambil keputusan yang buruk...
SEBUAH ALASAN UNTUK MELAKUKAN HAL BENAR HARI INI
ADALAH HARI ESOK
SUDUT PANDANG YANG LAIN
Filipi 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Coyote adalah sejenis srigala yang berkembang biak sangat pesat di Amerika bagian utara. Para petani di sana memiliki pandangan berbeda terhadap binatang itu. Sebagian memandang sebagai binatang perusak, karena menjadi ancaman bagi hewan peliharaan. Sebagian lagi memandang sebagai binatang yang bermanfaat, karena melindungi tanaman dari hama tikus dan hewan pengerat lainnya,
Suatu masalah dapat kita pandang dari dua sudut yang berbeda. Seperti halnya Paulus memandang sebuah kematian. Saat ia dalam penjara ia tidak menjadi gentar akan kematiannya. Baginya mati adalah sebuah keuntungan. Demikian pula dengan kita, jika saat ini kita sedang menghadapi hal yang sama, bagaiman cara kita memandang kematian kita? apakah sebagai suatu yang kelam, atau sebagai suatu kegembiraan untuk menyambut hidup baru bersama Yesus di kekekalan.
Oleh sebab itu iman kita jangan pernah beralih dari Kristus. Iman dan pengharapan yang benar, akan membuat kita memandang sebuah kematian dari sudut yang berbeda. Bukan sebuah bencana kelam dan kesedihan tetapi sukacita. Akan bertemu Kristus Kekasih jiwa. (ml)
TUHAN MEMBERKATI.
Coyote adalah sejenis srigala yang berkembang biak sangat pesat di Amerika bagian utara. Para petani di sana memiliki pandangan berbeda terhadap binatang itu. Sebagian memandang sebagai binatang perusak, karena menjadi ancaman bagi hewan peliharaan. Sebagian lagi memandang sebagai binatang yang bermanfaat, karena melindungi tanaman dari hama tikus dan hewan pengerat lainnya,
Suatu masalah dapat kita pandang dari dua sudut yang berbeda. Seperti halnya Paulus memandang sebuah kematian. Saat ia dalam penjara ia tidak menjadi gentar akan kematiannya. Baginya mati adalah sebuah keuntungan. Demikian pula dengan kita, jika saat ini kita sedang menghadapi hal yang sama, bagaiman cara kita memandang kematian kita? apakah sebagai suatu yang kelam, atau sebagai suatu kegembiraan untuk menyambut hidup baru bersama Yesus di kekekalan.
Oleh sebab itu iman kita jangan pernah beralih dari Kristus. Iman dan pengharapan yang benar, akan membuat kita memandang sebuah kematian dari sudut yang berbeda. Bukan sebuah bencana kelam dan kesedihan tetapi sukacita. Akan bertemu Kristus Kekasih jiwa. (ml)
TUHAN MEMBERKATI.
" PERHATIKAN PAKAIANMU "
" Lihatlah, Aku datang seperti pencuri, Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya." Wahyu 16:15. baca : Wahyu 16:15-21; Yunus 2:7.
Inilah gambaran yang jelas tentang seorang pejabat yang dipanggil menjadi pengawas, di BAIT ALLAH. Adalah tugasnya untuk berkeliling sepanjang malam; dan bila kepergok tidur oleh orang Lewi, maka orang Lewi itu mempunyai otoritas untuk memukulinya dengan tongkat dan membakar jubahnya ( menurut buku Yahudi : Middoth, fol.34, 1, dan Tamid. fol.27,2:28,1 )Penjaga tersbut akan pulang kerumahnya dalam keadaan telanjang. Hal yang memalukan ini akan menunjukan ketidak setiaannya.
Itulah pesan yang hendak disampaikan kepada kita melalui pembacaan ayat hari ini. Dengan mengambil penjelasan dari buku Yahudi kita sadar bahwa kesetiaan memegang kunci penting dalam pengiringan kita kepada TUHAN YESUS KRISTUS.
Berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa kedatangan YESUS itu seperti pencuri, artinya tidak diduga dan disangka. Memang ada beberapa bidat Kristen yang mencoba menghitung hari dan tanggal kedatangan TUHAN, tetapi itu semua pasti akan sia-sia. Dan orang yang bijak pastilah berjaga-jaga seperti 5 anak dara yang berjaga-jaga dengan minyaknya Matius 25:1-13.
Dan TUHAN juga menyebutkan mereka yang berbahagia adalah mereka yang memperhatikan pakaiannya dan yang tidak telanjang. Orang yang sedang bertugas dan melakukan perintah tuanya akan dipuji TUHAN, sebab ia tidak perlu ditelanjangi karena kelalaiannya.
Selama kita ada di bumi ini berarti kita harus bekerja giat bagi ALLAH kita. Jangan berpikiran untuk pensiun, sebab pada masanya nanti ALLAH akan memberikan upah kepada mereka yang setia. Kadang kita letih, capek, dan kehilangan semangat, tetapi api ROH KUDUS sanggup untuk membakar kita lagi.
Didalam perut ikan Yunus menyampaikan doanya, " ketika jiwaku letih lesu didalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-MU, kedalam bait-MU yang kudus." Yunus 2:7. Yunus tahu bahwa hanya ALLAH yang sanggup memberikan kelegaan kepadanya. Hanya ALLAH yang sanggup memuaskan dahaga jiwanya. Jadi kalau Anda letih dan lesu, datanglah kepada TUHAN dan berdoalah.
TUHAN YESUS memberkati Anda dan Keluarga......Amin.
Inilah gambaran yang jelas tentang seorang pejabat yang dipanggil menjadi pengawas, di BAIT ALLAH. Adalah tugasnya untuk berkeliling sepanjang malam; dan bila kepergok tidur oleh orang Lewi, maka orang Lewi itu mempunyai otoritas untuk memukulinya dengan tongkat dan membakar jubahnya ( menurut buku Yahudi : Middoth, fol.34, 1, dan Tamid. fol.27,2:28,1 )Penjaga tersbut akan pulang kerumahnya dalam keadaan telanjang. Hal yang memalukan ini akan menunjukan ketidak setiaannya.
Itulah pesan yang hendak disampaikan kepada kita melalui pembacaan ayat hari ini. Dengan mengambil penjelasan dari buku Yahudi kita sadar bahwa kesetiaan memegang kunci penting dalam pengiringan kita kepada TUHAN YESUS KRISTUS.
Berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa kedatangan YESUS itu seperti pencuri, artinya tidak diduga dan disangka. Memang ada beberapa bidat Kristen yang mencoba menghitung hari dan tanggal kedatangan TUHAN, tetapi itu semua pasti akan sia-sia. Dan orang yang bijak pastilah berjaga-jaga seperti 5 anak dara yang berjaga-jaga dengan minyaknya Matius 25:1-13.
Dan TUHAN juga menyebutkan mereka yang berbahagia adalah mereka yang memperhatikan pakaiannya dan yang tidak telanjang. Orang yang sedang bertugas dan melakukan perintah tuanya akan dipuji TUHAN, sebab ia tidak perlu ditelanjangi karena kelalaiannya.
Selama kita ada di bumi ini berarti kita harus bekerja giat bagi ALLAH kita. Jangan berpikiran untuk pensiun, sebab pada masanya nanti ALLAH akan memberikan upah kepada mereka yang setia. Kadang kita letih, capek, dan kehilangan semangat, tetapi api ROH KUDUS sanggup untuk membakar kita lagi.
Didalam perut ikan Yunus menyampaikan doanya, " ketika jiwaku letih lesu didalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-MU, kedalam bait-MU yang kudus." Yunus 2:7. Yunus tahu bahwa hanya ALLAH yang sanggup memberikan kelegaan kepadanya. Hanya ALLAH yang sanggup memuaskan dahaga jiwanya. Jadi kalau Anda letih dan lesu, datanglah kepada TUHAN dan berdoalah.
TUHAN YESUS memberkati Anda dan Keluarga......Amin.
Satu Jam Tanpa Dosa
Seorang gadis kecil bertanya kepada
ayahnya, "Ayah, bisakah seseorang
melewati seumur hidupnya tanpa berbuat
dosa?"
Ayahnya menjawab sambil tersenyum : tak
mungkin, nak.
"Bisakah seseorang hidup setahun tanpa
berbuat dosa?" tanyanya
lagi.
Ayahnya berkata: tak mungkin, nak.
"Bisakah seseorang hidup sebulan tanpa
berbuat dosa?"
Lagi-lagi ayahnya berkata : tak mungkin, nak.
"Bisakah seseorang hidup sehari saja tanpa
berbuat dosa?" gadis
kecil itu bertanya lagi.
Ayahnya mengernyitkan dahi dan berpikir keras
untuk menjawab:
mmmm..... mungkin bisa, nak.
"Lalu.... bisakah seseorang hidup satu jam
tanpa dosa? tanpa berbuat
jahat untuk beberapa saat, hanya waktu demi
waktu saja, yah? Bisakah?"
Ayahnya tertawa dan berkata : Nah, kalau itu
pasti bisa, nak.
Gadis kecil itu tersenyum lega dan berkata :
Kalau begitu ayah, aku
mau memperhatikan hidupku jam demi jam,
waktu demi waktu, momen demi
momen, supaya aku bisa belajar tidak berbuat
dosa. Kurasa hidup jam
demi jam lebih mudah dijalani, ya?
Creted By: Boris Leon Manurung.
ayahnya, "Ayah, bisakah seseorang
melewati seumur hidupnya tanpa berbuat
dosa?"
Ayahnya menjawab sambil tersenyum : tak
mungkin, nak.
"Bisakah seseorang hidup setahun tanpa
berbuat dosa?" tanyanya
lagi.
Ayahnya berkata: tak mungkin, nak.
"Bisakah seseorang hidup sebulan tanpa
berbuat dosa?"
Lagi-lagi ayahnya berkata : tak mungkin, nak.
"Bisakah seseorang hidup sehari saja tanpa
berbuat dosa?" gadis
kecil itu bertanya lagi.
Ayahnya mengernyitkan dahi dan berpikir keras
untuk menjawab:
mmmm..... mungkin bisa, nak.
"Lalu.... bisakah seseorang hidup satu jam
tanpa dosa? tanpa berbuat
jahat untuk beberapa saat, hanya waktu demi
waktu saja, yah? Bisakah?"
Ayahnya tertawa dan berkata : Nah, kalau itu
pasti bisa, nak.
Gadis kecil itu tersenyum lega dan berkata :
Kalau begitu ayah, aku
mau memperhatikan hidupku jam demi jam,
waktu demi waktu, momen demi
momen, supaya aku bisa belajar tidak berbuat
dosa. Kurasa hidup jam
demi jam lebih mudah dijalani, ya?
Creted By: Boris Leon Manurung.
Jadi orang pintar atau bodoh
Cerita ini saat saya masih sekolah di SMp kelas 3, Di sekolah saya ada seorang guru agama yang saya anggap luar biasa, karena pandangan beliau yang kadang agak aneh bagi orang lain.
Pernah suatu hari beliau bertanya pada seluruh kelas :
"Anak anak klo kalian disuruh jadi orang pintar tapi malas beribadah atau orang yang bodoh tapi sangat giat beragama, kalian pilih yang mana ?
Serentak hampir seluruh kelas menjawab orang bodoh yang giat beribadah.
Sang guru tersenyum sambil melihat saya, karena saya nggak menjawab.
"Kenapa kamu tidak menjawab ?" tanya guru itu ke arah saya ( saya terkenal murid yang paling nakal di sekolah ).
Seluruh kelas mencela saya.
"apa jawaban kamu tidak sama dengan temen temen yang lain?" tanya beliau lembut tanpa memperhatikan seluruh kelas.
Dengan seluruh keberanian saya, saya menjawab :"Saya lebih baik jadi orang yang pintar daripada orang bodoh!"
dan seluruh kelas tertawa kepada saya, dan rasanya saat itu saya malu setengah mati.
Tapi Beliau tersenyum pada saya dan berkata : " benar,saya sependapat dengan kamu"
Dan seluruh kelas terdiam, semuanya bingung dengan pak guru ini.
lalu beliau bercerita tentang kejadian nyata yang diceritakan oleh guru beliau.
Dulu ada seorang pria yang pintar yang malas beragama kerjaannya setiap hari maksiat, dan tetangganya seorang laki laki bodoh yang giat beragama.
Hingga suatu hari datanglah orang yang berniat jahat untuk mempermainkan mereka.
Orang ini lebih dahulu menemui yang bodoh,
setelah menemui si bodoh dia berkata :"aku adalah nabi yang diutus tuhan untuk menyampaikan wahyu, bahwa ibadahmu sudah diterima tuhan maka kamu tidak perlu beribadah lagi dan lakukanlah hal yang kamu senangi karena kamu apapun perbuatan kamu, kamu akan masuk surga. Itu adalah janji tuhan pada kamu."
tentu saja si bodoh senang setengah mati, lalu dia pergi ke lokalisasi untuk melaksanakan hal hal yang di ingininya dan segala perbuatan yang ditahan tahan selama ini.
Kemudian Dia menemui si pintar
dia berkata pada si pintar : "aku adalah nabi yang diutus tuhan untuk menyampaikan wahyu, bahwa segala kejahatan kamu sudah di ampuni tuhan dan teruskan kejahatan kamu, apapun perbuatan kamu, kamu akan masuk surga.
Si pintar marah, kemudian dia memukul orang itu sampai mati. Karena dia berpikir, "orang melakukan kejahatan kok masuk surga khan aneh."
Begitulah seluruh kelas terdiam.
Beliau berkata," Nah,Pikirkan baik baik cerita ini. Lebih baik jadi orang pintar daripada orang yang bodoh yang mau menerima segala sesuatu tanpa berpikir.
Dan kelas pun berakhir.
Sampai saat ini kejadian itu tetap membekas di hati saya.
Pernah suatu hari beliau bertanya pada seluruh kelas :
"Anak anak klo kalian disuruh jadi orang pintar tapi malas beribadah atau orang yang bodoh tapi sangat giat beragama, kalian pilih yang mana ?
Serentak hampir seluruh kelas menjawab orang bodoh yang giat beribadah.
Sang guru tersenyum sambil melihat saya, karena saya nggak menjawab.
"Kenapa kamu tidak menjawab ?" tanya guru itu ke arah saya ( saya terkenal murid yang paling nakal di sekolah ).
Seluruh kelas mencela saya.
"apa jawaban kamu tidak sama dengan temen temen yang lain?" tanya beliau lembut tanpa memperhatikan seluruh kelas.
Dengan seluruh keberanian saya, saya menjawab :"Saya lebih baik jadi orang yang pintar daripada orang bodoh!"
dan seluruh kelas tertawa kepada saya, dan rasanya saat itu saya malu setengah mati.
Tapi Beliau tersenyum pada saya dan berkata : " benar,saya sependapat dengan kamu"
Dan seluruh kelas terdiam, semuanya bingung dengan pak guru ini.
lalu beliau bercerita tentang kejadian nyata yang diceritakan oleh guru beliau.
Dulu ada seorang pria yang pintar yang malas beragama kerjaannya setiap hari maksiat, dan tetangganya seorang laki laki bodoh yang giat beragama.
Hingga suatu hari datanglah orang yang berniat jahat untuk mempermainkan mereka.
Orang ini lebih dahulu menemui yang bodoh,
setelah menemui si bodoh dia berkata :"aku adalah nabi yang diutus tuhan untuk menyampaikan wahyu, bahwa ibadahmu sudah diterima tuhan maka kamu tidak perlu beribadah lagi dan lakukanlah hal yang kamu senangi karena kamu apapun perbuatan kamu, kamu akan masuk surga. Itu adalah janji tuhan pada kamu."
tentu saja si bodoh senang setengah mati, lalu dia pergi ke lokalisasi untuk melaksanakan hal hal yang di ingininya dan segala perbuatan yang ditahan tahan selama ini.
Kemudian Dia menemui si pintar
dia berkata pada si pintar : "aku adalah nabi yang diutus tuhan untuk menyampaikan wahyu, bahwa segala kejahatan kamu sudah di ampuni tuhan dan teruskan kejahatan kamu, apapun perbuatan kamu, kamu akan masuk surga.
Si pintar marah, kemudian dia memukul orang itu sampai mati. Karena dia berpikir, "orang melakukan kejahatan kok masuk surga khan aneh."
Begitulah seluruh kelas terdiam.
Beliau berkata," Nah,Pikirkan baik baik cerita ini. Lebih baik jadi orang pintar daripada orang yang bodoh yang mau menerima segala sesuatu tanpa berpikir.
Dan kelas pun berakhir.
Sampai saat ini kejadian itu tetap membekas di hati saya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Salom.